BayB Sling
M akes breastfeeding easier.
Now available in our online store.

How to teach your indonesian maid
to teach your baby

Yang perlu anda ketahui: Memberikan Rangsangan Keamajuan Pada Anak

The excerpt is taken from a extract from a very popular book for new mothers called "What to Expect the First Year"*. This translation will help expat parents train their Indonesian maids/baby sitters to stimulate young children by giving them ideas and activities to help understand the developmental needs of toddlers.
I compiled this information because I was concerned that my Indonesian nanny just followed my son around when I was out and didn't make many attempts to stimulate him in my absence. Since highlighting and discussing a variety of activities with my child minder, I now come home and find my son has been busy reading, playing with shape sorters, painting and/or drawing.

by-- Andrea McVicar

   


First words. First steps. With these two feathers in the toddler’s cap, or nearly so, the learning game becomes more exciting than ever before. The world is growing by leaps and bounds; give your toddler a chance to explore and learn about it, and promote his or her continued physical, social, intellectual, and emotional development, by offering the following:

Dengan adanya kata-kata pertama, langkah-langkah pertama yang dapat dilakukan oleh anak, maka permainan belajar akan lebih menyenangkan. Beri kesempatan pada anak anda untuk menjelajahi dan belajar tenang junia dan kemajuannya, dan bentulah kemajuan fisik, sosial, intelektual dan emosionalnya, dengan menawarkan beberapa hal berikut:

Topics to teach your child in English Topics to teach your child in Berhasa Indonesia

Creative materials

Scribbling with crayons provides tremendous satisfaction for many babies. Taping the paper to a table, the floor, or an easel will keep it from sliding all over, and confiscating the crayons as soon as they are applied where they shouldn’t be or if baby decides to chew on one will help tech their proper use. Don’t allow pens and pencils, except under close supervision, since the sharp points can spell disaster if baby falls on either one. Finger painting can be fun for some, while others are uncomfortable with muddy fingers that are an occupational hazard of the art. Although hand washing demonstrates that the condition is only temporary, some children continue resisting the medium. Musical toys can be fun, too. Baby can also learn to improvise musically, with a wooden or metal spoon on a pot bottom, for instance, if you demonstrate first.

 

Bahan-bahan untuk mengembangkan kreatifitas

Mencoret-coret dengan crayon adalah kegiatan yang sangat memuaskan bagi banyak anak. Rekatkan kertas pada alas meja, lantai, atau alas lainnya agar kertas tidak menggeser ketika dicoreti, dan singkirkan crayon segera setelah crayon disalah-gunakan untuk mencoret bagian yang tidak boleh dicoret atau jika bayi memasukkan crayon ke dalam mulutnya, hal ini akan membantu mereka untuk menggunakkannya dengan benar. Jangan biarkan mereka menggunakkan pensil dan pena, kecuali di bawah pengawasan yang ketat, karena ujung yang tajam dapat membahayakan. Melukis dengan menggunakan jari dapat menyenangkan bagi beberapa anak, tetapi ada juga anak yang merasa tidak senang dengan tangan yang ‘terkotori’ cat. Meskipun cuci tangan dapat menunjukkan pada anak bahwa kotor tersebut hanya bersifat sementara, beberapa anak tetap tidak mau menggunakan bahan tersebut. Mainan yang bermusik juga dapat menyenangkan. Bayi juga dapat belajar meningkatkan kemampuan musiknya, misalyna dengan memukulkan sendok kayu atau logam pada panci, jika anda memberi contoh terlebih dulu.

Putting and taking toys

Babies love to put things in and take them out although the latter skill develops before the former. You can buy putting-and-taking toys, or just use objects around the house such as empty boxes, wooden spoons, measuring cups, paper cups and plates, and napkins. Fill a basket with a variety of small items (but not small enough for baby to mouth and choke on) for starters. Be ready to do most of the putting in until baby becomes much more proficient. Sand and water allow for putting in and taking out in the form of pouring – and most toddlers love both materials but they require constant supervision.

 

Mengambil dan meletakkan mainain

Bayi umumnya senang sekali mengeluarkan dan memasukkan mainan. Meskipun ketrampilan mengeluarkan barang akan terjadi lebih dulu daripada memasukkan. Anda dapat membeli mainan khusus yang dapat dikeluarkan dan dimasukkan, tetapi anda juga dapat menggunakan kotak bekas yang kosong, sendok kayu, cangkir plastik atau kertas, dan lap. Isi sebuah keranjang dengan berbagai benda kecil (tetapi tidak terlalu kecil sehingga dapat masuk ke mulut bayi dan membuat bayi tersedak). Bersiaplah bahwa pada mulanya anda sendiri yang harus sering memasukkan kembali benda-benda tersebut, sampai bayi sudah lebih mahir. Anda juga dapat menggunakan pasir dan air untuk latihan menuang – bayi biasanya menyukai kedua bahan ini, tetapi diperlukan pengawasan yang ketat.

Shape sorters

Usually long before babies can say circle, square or triangle, they have learned to recognize these shapes and can put them in the proper opening in a shape-sorter toy. These toys also teach manual dexterity and, in some cases, colours. Be aware, however, that baby may need many demonstrations and much assistance before mastery of shape sorters is achieved.

 

Memilih bentuk

Biasanya lama sebelum bayi dapat mengatakan lingkaran, persegi, atau segitiga, mereka sudah belajar mengenal bentuk-bentuk ini dan dapat meletakkan mereka ke tempat/lubang yang tepat pada mainan pemilihan bentuk. Mainan jenis ini juga melatih ketrampilan tangan, dan warna. Tetapi, perlu disadari bahwa bayi perlu banyak diajari dan diberi contoh sebelum ia dapat menguasai mainan pemilihan bentuk ini.

Dexterity Toys

Toys that require turning, twisting, pushing, pressing, and pulling encourage children to use their hands in a variety of ways. Many parental demonstrations may be needed before babies are able to handle some of the more complicated manoeuvres, but once mastered, these toys provide hours of concentrated play.

 

Mainan untuk melatih ketrampilan tangan

Mainan yang perlu diputar, ditekan, ditarik, didorong, akan membantu anak untuk mengunakkan tangannya dalam berbagai cara. Orangtua perlu menunjukkan terlebih dulu sebelum anak dapat menangani mainan ini, tetapi sekali anak sudah dapat menguasainya, maka mainan jenis ini dapat mengasyikan anak selama berjam-jam.

Bath toys for water play

These teach many concepts, and allow the joy of water play without a mess all over the floor or furniture. The bathtub is also a good place for blowing bubbles – but you’ll probably have to do the blowing yourself for a while yet.

 

Mainan untuk kamar mandi

Mainan ini mengajari banyak konsep, dan menyediakan kegembiraan dari bermain air tanpa harus membasahi seluruh lantai atau meja-kursi. Bak mandi juga merupakan tempat yang baik untuk bermain gelembung – tetapi untuk sementara anda sendirilah yang harus membuatkan gelembung-gelembung ini.

Follow the leader play

Daddy starts clapping, then mummy. Baby is encouraged to follow suit. Then daddy flaps his arms, and mummy does, too. After a while, baby will follow the leader without prodding, and eventually will be able to take the lead.

 

Permainan mengikuti pemimpin

Ayah mulai bertepuk tangan, ibu mengikuti. Dan bayi diajak untuk mengikuti. Ibu melipat tangan, ayah juga mengikuti. Tidak lama kemudian, bayi akan mengikuti si pemimpin tanpa harus dipaksa dan akhirnya justru akan sanggup untuk memimpin permainan.

Books, magazines, anything with pictures

You can’t have a live horse, elephant, and lion in your living room – but you can have all of them, and more, visit your home in a book or magazine. Look at and read books with your baby several times durng the day. Each reading session will probably be short, maybe no more than a few minutes, because of your child’s limited attention span, but together they will build a firm foundation for later enjoyment of reading.

 

Buku, majahlah, dan segala sesuatu yang bergambar

Anda tentu tidak dapat menghadirkan kuda, gajah dan singa hidup di ruang keluarga anda – tetapi anda dapat menghadirkan mereka semua melalui buku atau majalah. Baca dan lihatlah buku bersama bayi anda beberapa kali sehari. Setiap kali mungkin hanya sebentar saja, mungkin tidak lebih dari beberapa minit, karena kemampuan pemusatan perhatian anak anda masih singkat, tetapi hal ini akan membangun kegemarannya untuk membaca kelak.

Materials for pretend play

Toy dishes, kitchen equipment, pretend food, play houses, trucks and cars, hats, grown-ups’ shoes, sofa cushions – almost anything can be magically transformed in an imaginative toddler’s world of make believe. This kind of play develops social skills as well as fine motor co-ordination (putting on and taking off clothing, scrambling eggs or cooking soup), creativity, and imagination

 

Bahan untuk bermain pura-pura

Mainan piring, peralatan dapur, makanan, rumah, truk dan mobil, topi, sepatu, bantalan kursi – hampir segala sesuatu dapat secara ajaib diubah dalam imajinasi anak menjadi dunia menurut khayalnya. Permainan seperti ini dapat mengembangkan kemampuan sosialnya, juga koordinasi otot motorik kecilnya (melepas dan mengenakan baju, mengocok telur atau memasak sop), kreatifitas dan imajinasinya.

Space safe for supervised climbing

Babies love to climb steps (when you’re not supervising, a gate is a must), clamber up a slide (stay right behind, just in case), manoeuvre onto a low chair or on and off the bed. Let them – but stand by and be ready to come to the rescue if need be.

 

Tempat yang aman untuk belajar memanjat

Bayi biasanya sangat senang menaiki tangga loteng rumah (jika anda tidak dapat mengawasinya, maka mutlak diperlukan pagar pengaman), menaik tangga luncuran (tetaplah berada di belakangnya), menaiki kursi atau tempat tidur. Biarkan mereka melakukannya – tetapi berdirilah di dekatnya dan selalu siap untuk menyelamatkan jika diperlukan.

A varied environment

The baby who sees nothing but the inside of his or her own home, the family car, and the supermarket is going to be a very bored. There’s an exciting world outside the door, and your baby should see it daily. Even going out in the rain or snow (barring flooding and blizzard conditions) can be a learning experience. Give your baby a tour of area playgrounds, parks, or other busy areas with lots of people to see.

 

Lingkungan yang bervariasi

Bayi yang tidak pernah melihat apapun kecuali suasana di dalam rumahnya, interior mobilnya, dan toko yang sama, akan menjadi bayi yang sangat bosan. Ada dunia luas yang menakjubkan di luar pintu rumah, dan bayi anda harus melihatnya setiap hari. Bahkan pergi keluar pada saat hujan, dapat merupakan pengalaman belajar. Ajak bayi berkeliling taman bermain dan area yang sibuk di mana banyak orang untuk dilihat.

Applause

Cheer your baby on as new skills are mastered. Achievement, while satisfying, often means more when accompanied by recognition.

Pujian

Pujilah bayi anda ketika ia berhasil menguasai suatu ketrampilan. Keberhasilan, selain memuaskan, seringkali juga akan lebih berarti jika disertai pengakuan dari orangtuanya.

  • *What to Expect The First Year. A. Eisenberg, H. Murkoff and S. Hathaway, 1997. Australian edition, pages
  • 383-385. Bayi pada Tahun Pertama. A. Eisenberg, H. Murkoff and S. Hathaway. 1997 Bahasa Indonesia edition, pages 463-466

Reproduced with permission from Living in Indonesia: A site for Expatriates

 

Disclaimer: The information appearing on BayB Supplies.net is presented for educational purposes only. While the information published on this site is believed to be accurate, it is not intended to substitute for professional medical advice. If you have questions or concerns regarding your physical or mental health or the health of your child, please seek assistance from a qualified healthcare provider. Please read here for Disclaimer and Privacy Policy Issue